KEPRIBADIAN ORANG PASCA STROKE BISA BERUBAH

Redaksi New Jurnalis
0

yang dirugikan bukan cuma rakyatnya, melainkan juga seluruh masyarakat dunia.

Itu barangkali sebabnya mantan Presiden George Bush mencanangkan pengujung abad XX (1990 2000) sebagai Dasawarsa Otak (The Decade of the Brain) dengan tujuan agar ilmu pengetahuan sanggup menanggulangi berbagai penyakit otak yang amat me rugikan secara sosial dan ekonomi. Sejak itu, ribuan penelitian berhasil menyingkap misteri otak.

Sakit jiwa atau hilang ingatan bukanlah peristiwa abstrak sebagaimana dahulu orang lazim memper sepsikannya terhadap konsep jiwa. Gangguan jiwa merupakan manifestasi gangguan neuron atau sel otak yang wujud dan kerjanya kelihatan dan ter ukur. Jika oleh suatu sebab kerja sel otak terganggu, orang bisa berhalusinasi, berdelusi (salah menilai diri), merasa depresi, cemas, rancu baik proses, arus, maupun aliran pikirannya, serta muncul beberapa keabnormalan lainnya.

Otak yang rusak juga mengganggu kepribadi an. Kepribadian orang pascastroke bisa berubah, sebagaimana terjadi pada kebanyakan petinju yang sering mengalami gangguan kepribadian menahun (punch drunk); bukti lain bahwa kepribadian bukan sesuatu yang abstrak.

Normal, otak kita berisi 10 miliar sel neuron. Setiap neuron saling berhubungan dengan 10.000

Post a Comment

0 Comments
Post a Comment (0)